KINERJA

Kepulangan PMI Potensi Tingkatkan Angka Pengangguran di Sampang

92
×

Kepulangan PMI Potensi Tingkatkan Angka Pengangguran di Sampang

Sebarkan artikel ini
Sejumlah PMI asal Sampang saat menjalani pemeriksaan Covid-19 di Balai Latihan Kerja (BLK) di Jalan Syamsul Arifin Kecamatan Sampang.

PETAJATIM.co, Sampang – Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sampang yang habis masa kerjanya atau yang mengambil cuti kerja, memilih pulang ke kampung halaman.

Data Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Sampang menyebutkan, sejak Maret-April setidaknya ada 282 PMI asal Kota Bahari yang pulang kampung.

Kepulangan mereka difasilitasi oleh pemerintah dan juga dilakukan sesuai dengan prosedur untuk pencegahan Covid-19.

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mushaddaq Chalili mengatakan, kepulangan PMI ini harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Pasalnya, jika mereka dibiarkan tanpa perhatian, bisa jadi akan meningkatkan angka pengangguran di Sampang.

“Tentu hal ini harus mendapat perhatian lebih. Karena jika tidak tidak dilakukan pembinaan untuk berwirausaha, sangat dimungkinkan akan meningkatkan angka pengangguran di Sampang,” kata Mushaddaq, Rabu (12/05/2021).

Menurutnya, sebagian besar PMI yang pulang kampung itu karena masa kerjanya sudah habis. Oleh sebab itu, pemkab harus memberikan pendampingan khusus agar mereka bisa membuka usaha secara mandiri.

PMI yang sudah memiliki modal dari kerja di luar negeri harus dilakukan pemberdayaan. Jangan sampai modal yang susah payah dicari hilang sia-sia. Maka dari itu, perlu ada pendampingan khusus dari dinas terkait.

Politikus PKB itu berharap agar nantinya program pembinaan dan pendampingan usaha yang diberikan kepada PMI disesuaikan dengan minat, skill dan kemampuan yang dimiliki. Tujuannya, agar program tersebut dapat berjalan maksimal dan betul-betul bermanfaat bagi mereka.

“Semua PMI yang pulang kampung didata. Kemudian diinventarisasi keinginan usaha apa yang akan dibuat atau dijalankan,” pintanya.

Penulis : Zainal Abidin
Editor : Heru