PERISTIWA

Laka Adu Banteng Di Jalan Raya Plakaran, Jrengik Sebabkan 1 Korban Kritis

68
×

Laka Adu Banteng Di Jalan Raya Plakaran, Jrengik Sebabkan 1 Korban Kritis

Sebarkan artikel ini
Laka di Jalan Raya Plakaran Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang

petajatim.co, Sampang – Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Plakaran Kecamatan Jerngik Kabupaten Sampang menyebabkan 1 korban kritis dan 2 orang mengalami luka-luka, Rabu (8/1/2020) pukul 06.30 WIB.

Kanit Laka Polres Sampang Ipda Eko Puji Waluyo menyampaikan, membenarkan kejadian kecelakaan yang terjadi di jembatan timbang Torjun, sedangkan yang terlibat kecelakaan tersebut atas nama ZA (32) berasal dari Desa Mlaka Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang yang mengendarai motor dengan Nopol L 5882 OV bersama pemboncengnya.

“Sedangkan lawannya pengendara motor yang terlibat laka atas nama EF (14) asal Desa Buker Kecamatan Jrengik mengendarai motor dengan Nopol L 6050 PL,” jelas Eko Puji Waluyo.

Adapun kronologis kejadiannya, kendaraan sepeda motor Nopol L 6050 PI yang dikendarai inisial EF melaju dari arah timur ke barat sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pindah lajur ke kanan. Sedangkan dari arah berlawanan melaju kendaraan sepeda motor Nopol L 5882 OV yang dikendarai ZA membonceng inisial MUS sehingga karena jarak dekat maka terjadilah laka lantas.

“Akibat Kecelakaan tersebut menyebabkan ZA mengalami luka pada kepala dirawat di RSUD Sampang, dan MU mengalami luka ringan dirawat di Puskesmas Torjun, EF mengalami luka di bibir dirawat di Puskesmas Torjun,ujarnya.

Sementara ditempat terpisah Perawat Puskesmas Torjun saat dikonfirmasi lewat seluler menyatakan, 2 korban laka tersebut dirawat di puskesmas Torjun untuk mendapatkan tindakan medis .

“Dua orang korban yang dirawat di Puskesmas Torjun mengalami luka ringan lecet – lecet dan satu korban mengalami luka lebam di dadanya,” paparnya.

Kemudian unit laka lantas Polres Sampang melakukan tindakan mendatangi, Tempat Kejadian Perkara ( TKP), mengamankan barang bukti, mencatat saksi , serta melakukan sidik lebih lanjut. (tricahyo/her)