DAERAHPOLITIK

Noer Tajha Daftar Pilbup ke Demokrat, Abdus Salam : Beliau adalah Bapak Pembangunan Sampang yang Sesungguhnya

105
×

Noer Tajha Daftar Pilbup ke Demokrat, Abdus Salam : Beliau adalah Bapak Pembangunan Sampang yang Sesungguhnya

Sebarkan artikel ini
Noer Tahjha (pakai batik) saat mendaftar sebagai bacabup ke DPC Demokrat Sampang.

PETAJATIM.CO || Sampang – Mantan Bupati Sampang Periode 2008 – 2013, Noer Tjahja mendaftar ke Demokrat sebagai bakal calon bupati (Bacabup) Sampang.

 

Sebelumnya, Noer Tjahja mendaftarkan diri sebagai bacabup Sampang melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

 

“Kedatangan saya ke kantor Demokrat ini untuk menunjukan keseriusan maju sebagai bakal calon bupati Sampang di Pemilukada 2024,” kata Noer Tjahja di kantor DPC Demokrat, Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Sampang, Kamis (13/6/2024).

 

Noer Tjahja mengutarakan, ada beberapa alasan yang mendorong dirinya untuk maju kembali di Pilkada Sampang. Pertama, karena diminta oleh beberapa kiyai untuk maju kembali menjadi Bupati. Kedua, ingin melanjutkan visi dan misi yang belum tuntas saat menjabat Bupati. Ketiga masih ada ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat Sampang.

 

“Visi dan misi saya waktu menjabat Bupati Sampang terputus, belum tuntas, jadi apa yang saya kerjakan bisa dibilang belum separuh, jadi ada kewajiban moral yang harus saya wujudkan untuk membangun Sampang,” ujar pria yang biasa disapa Pak Noer itu.

 

Dia mengatakan, beberapa visi dan misi yang belum sepenuhnya tuntas dilaksanakan saat menjabat Bupati diantaranya yaitu di bidang infrastruktur, pembangunan ekonomi dan investasi.

 

“Saya masih ingat betul, pada 2010 paket kegiatan pembangunan di Sampang hanya Rp 219 miliar, tapi waktu itu saya bisa mendatangkan bantuan dana sekitar Rp 650 miliar dan pak Abdus Salam adalah salah satu saksi sekaligus pelaku sejarah pembangunan Sampang kala itu,” ujarnya.

 

Ditanya apakah akan tetap komitmen mencalonkan sebagai bupati meski nantinya di tengah perjalanan ada komunikasi dengan calon yang lain dan diminta menjadi wakil.

 

“Saya tetap pada komitmen awal yakni sebagai calon bupati, tidak ada istilah lobi-lobi lagi, kalau harus jadi cawabup mending saya pulang saja sekarang,” ucapnya.

 

Sementara, Ketua DPC Demokrat Sampang Abdus Salam menyampaikan bahwa sampai saat ini sudah ada tiga tokoh politik yang mendaftar sebagai bacabup dan bacawabup ke partainya.

 

“Tiga nama itu, Pertama, Gus Mamak yang mendaftar sebagai bakal calon bupati, kedua H. Abdullah Hidayat mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati dari Gus Mamak dan ketiga Noer Tjahja mendaftar sebagai bacabup,” terangnya.

 

Menurut Abdus Salam, Noer Tjahja adalah salah satu orang yang sangat berjasa untuk kabupaten Sampang. Sewaktu menjadi bupati banyak program pembangunan yang digagas salah satunya yaitu berdirinya sekolah tinggi Poli Teknik Madura (Poltera).

 

Kemudian, adanya rencana pembangunan jalan lintas selatan madura (JLSM) dan jembatan Sreseh-Pangarengan (Serpang) yang merupakan cikal bakal gagasan Noer Tjahja. Hanya saja waktu itu belum ada regulasi pinjaman dana sehingga program tersebut belum bisa terwujud.

 

Tidak hanya itu, Noer Tjahja juga merupakan Bupati pertama yang menorehkan penghargaan Adipura untuk kabupaten Sampang hingga dia dinobatkan sebagai bapak pembangunan.

 

“Jadi bapak pembangunan Sampang yang sesungguhnya itu adalah Pak Noer Tjah, kalau bupati selanjutnya hanya melanjutkan rencana-rencana dan gagasan beliau,” pungkas Politikus Demokrat itu.