KRIMINAL

Pelaku Pembacokan Asal Pandan – Omben Diringkus Tim Dhemit

984
×

Pelaku Pembacokan Asal Pandan – Omben Diringkus Tim Dhemit

Sebarkan artikel ini
Tersangka pembacokan di Taman Wiyata Bahari saat diringkus Tim Dhemit Satreskrim Polres Sampang.

PETAJATIM.co, Sampang – Pelaku tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam ( Pembacokan) , Toha ( 23) warga Desa Pandan , Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang berhasil diamankan Tim Dhemit Sat Reskrim Polres Sampang.

Tersangka sudah lama diburu akibat perbuatannya telah menganiaya korbannya dengan melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam yang menyebabkan korbannya mengalami luka bacokan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Sudaryanto menyampaikan, tersangka berhasil diamankan diwilayah Kecamatan Omben sore kemarin.

“Kami saat ini masih mengamankan 1 tersangka, rekan tersangka lainnya masih diburu oleh petugas. Cepat atau lambat akan segera tertangkap, sebab kami sudah mengantongi identitasnya,” tegasnya.

Kemudian Ia menjelaskan, tersangka didalam melakukan aksinya dibantu oleh rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran petugas.

“Kami berharap cepat atau lambat rekan tersangka segera tertangkap untuk ungkap kasus penganiayaan ini,”harapnya.

Perlu diketahui, saat kejadian (7/2/2021) sekitar pukul 21.19 WIB, korban sedang nongkrong di Taman Wiyata Bahari, saat itu pula, ada seorang laki – laki melotot kepada korban.

Setelah ditegur, tiba – tiba lelaki yang tidak dikenal tersebut menghampiri korban dan terjadi perkelahian antara korban dengan pria tidak dikenal itu. Saat itu berhasil di lerai, dan laki laki yang tidak dikenal tersebut meninggalkan Taman Wiyata.

Selang berapa lama kata laki-laki yang tidak dikenal datang kembali dengan memegang sebuah golok menghampiri korban.

Melihat hal, itu korban berlari namun tetap dikejar, sehingga korban terjatuh, dan pada saat itu juga laki – laki yang tidak dikenal tersebut melakukan pembacokan terhadap korban sebanyak 1 kali mengenai punggung sebelah kanan. Luka bacok yang dialami korban di punggung dengan lebar 20 cm dan dalam kurang lebih 3 cm.

Saksi yang pada saat itu berada dilokasi berteriak maling – maling. Setelah itu, laki laki yang tidak dikenal tersebut dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam pergi meninggalkan lokasi.

Mendengar anaknya menjadi korban pembacokan, orang tua korban langsung melaporkan ke Polres Sampang.

Penulis : Tricahyo
Editor.   : Heru
.