HUMANIORA

Pemkab Sampang Bantu Pengobatan Emilia Bocah Penderita Hidrosefalus

146
×

Pemkab Sampang Bantu Pengobatan Emilia Bocah Penderita Hidrosefalus

Sebarkan artikel ini
Emilia Sahra bocah penderita Hidrosefalus bersama Ayahnya.

PETAJATIM.co, Sampang – Secercah harapan untuk kesembuhan bocah malang Emilia yang menderita penyakit penumpukan cairan di rongga otak (Hidrosefalus). Pemerintah Kabupaten Sampang akan membantu untuk mengcover biaya pengobatannya.

Langkah itu diambil setelah Bupati Sampang, Slamet Junaidi berkoordinasi dengan Kepala Dinkes dan KB lantaran simpati atas kondisi salah satu warganya yang benar benar tidak mampu berobat akibat faktor biaya.

“Menindaklanjuti Instruksi Bupati Sampang , Kami bersama tim akan turun ke kediaman Emilia besok,” ujar Kepala Dinkes dan KB Sampang, dr. Abdullah Najich, Rabu (20/10/2021).

Kemudian Ia menjelaskan , pihaknya sudah merencanakan beberapa upaya untuk membantu pengobatan Emilia Sahra (3) yang tidak lain penderita Hidrosefalus sejak berusia 6 bulan.

Untuk tahap awal nantinya akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Moh Zyn untuk perawatan awal dengan menggunakan Jamkesda.

Penyakit yang diderita oleh Emilia merupakan penyakit yang membutuhkan perawatan yang panjang dan biaya besar.

“Kami akan menguruskan BPJS , untuk mengaktifkan BPJS harus menunggu dahulu selama satu bulan, sehingga sementara waktu pihaknya akan memakai Jamkesda terlebih dahulu,”ungkapnya.

Lanjutnya , kedepannya baru menggunakan BPJS untuk berobat di Surabaya karena Jamkesda hanya bisa digunakan di Sampang saja.

Untuk perawatan awal  beberapa hari ke depan Emilia akan melakukan pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mohammad Zyn Sampang.

Adapun pengobatannya, dr. Najich belum bisa memastikan, mengingat kondisi Emilia tidak diketahui secara pasti, apakah memiliki komplikasi atau sebagainya.

Yang jelas ketika awal berobat, Emilia akan langsung ditangani oleh Dokter anak di RSUD setempat, bekerja sama dengan Dokter spresialis Neurologi atau bedah saraf.

“Insyallah pengobatan bisa dimulai besok, karena kita bantu untuk mengurus Jamkesda mulai besok,” tutupnya.

Penulis.            : Tricahyo
Editor.               : Heru
.