LINGKUNGAN

PPBI Ranting Ketapang Sukses Gelar Pameran Bonsai Lokal Madura, Berikut Nama-nama Pemenangnya

199
×

PPBI Ranting Ketapang Sukses Gelar Pameran Bonsai Lokal Madura, Berikut Nama-nama Pemenangnya

Sebarkan artikel ini
Direktur Jet Metic Foundation H. Akhmad Hakiki (dua kanan) didampingi Ketua Panitia H. Marzuki saat memberikan trofi kepada pemenang pameran bonsai lokal madura 2022 di Kecamatan Ketapang.

PETAJATIM.co, Sampang – Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Ranting Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang sukses menggelar Pameran dan Kontes Bonsai Lokal Madura Tahun 2022.

Pameran tersebut digelar mulai 5 hingga 13 Januari 2022 di lapangan Merdeka Desa Ketapang Barat. Ada sebanyak 480 pohon bonsai yang berasal dari kelektor se-Madura yakni Sampang, Bangkalan, Pamekasan dan Sumenep ikut dalam pameran bergengsi tersebut.

Untuk kelas yang dipertandingkan dibagi menjadi tiga yakni, prospek atau dengkelan, setengah jadi dan jadi. Pembagian kelas ditentukan berdasarkan usia dan status bonsai. Misalnya pada kelas prospek, pesertanya yaitu kolektor pemula atau bonsai yang belum jadi.

Dari hasil penilaian oleh tim juri. Ada 30 pohon bonsai yang terpilih jadi yang terbaik dan mendapatkan trofi. Antara lain, di kelas prospek, pohon bonsai jenis serrut milik Syaiful asal Ketapang terpilih sebagai terbaik satu, terbaik kedua bonsai jenis elegan milik H. Rahmad Bangkalan. Sementara terbaik ketiga bonsai jenis kimeng milik Roby Art asal Pamekasan.

Di kelas setengah jadi, bonsai jenis serrut milik Syaiful Ketapang kembali meraih trofi tebaik kesatu. Terbaik kedua pohon bonsai serrut milik H. Basri Pamekasan dan terbaik ketiga pohon Cemara udang milik Roby Art dari Pamekasan.

Sementara untuk bonsai kelas jadi, terbaik kesatu diraih Yudo asal Ketapang dengan bonsai jenis jeruk kingkit, terbaik kedua bonsai serrut milik Muhdor Sampang, dan terbaik ketiga bonsai jenis santiki bernama Lahoya dari Bangkalan.

Ketua Panitia Lomba Pameran Bonsai Lokal Madura, H. Marzuki menyampaikan, pameran bonsai dilaksanakan dengan tujuan membangkitkan geliat para kolektor pemula agar lebih semangat menanam dan memelihara pohon bonsai.

Selain itu, pameran ini juga dalam rangka memperingati hari jadi (Harjad) Kabupaten Sampang ke 398 tahun. “Pameran bonsai lokal madura ini juga diharapkan mampu membangkitkan geliat ekonomi masyarakat, terutama para kolektor bonsai di saat sulit selama Pandemi Covid-19,” kata Marzuki, Minggu (9/1/2022).

Menurut dia, menanam bonsai termasuk kegiatan yang susah gampang. Jika berhasil, bonsai dapat menjadi peluang investasi yang menarik dan menjanjikan.

“Karena tiap tahun, harga bonsai makin naik. Itu pun bergantung pada keunikan tumbuhnya dan seberapa sering memenangkan kontes. Sehingga kalau si pemilik sabar dan rajin, bukan tidak mungkin harga bonsainya bisa melonjak naik,” katanya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sampang, Forkopimcam Ketapang, Direktur Jet Metic Foundation H. Ahmad Hakiki, dan Bos Prabu Sakti atau Kades Ketapang Daya Moh. Wijdan serta semua pihak yang mendukung kegiatan pameran tersebut. Sehingga pameran dapat berjalan sukses dan lancar.

“Insa Allah tahun depan kegiatan ini akan digelar lagi. Tentunya akan lebih meriah,” tutup Marzuki.

Penulis : Zainal Abidin
Editor : Heru