DAERAHKINERJAREGIONAL

Seriusi Persoalan Banjir, Pj Bupati Sampang Usulkan Program Pembangunan Embung ke Pemerintah Pusat

279
×

Seriusi Persoalan Banjir, Pj Bupati Sampang Usulkan Program Pembangunan Embung ke Pemerintah Pusat

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto (batik hitam) didampingi Kepala Bappelitbangda dan Kepala Dinas PUPR Sampang saat melakukan kunjungan kerja ke Bappenas RI.

PETAJATIM.CO, JAKARTA – Bencana banjir yang kerap melanda Kabupaten Sampang menjadi perhatian serius Penjabat (Pj) Bupati Rudi Arifiyanto.

 

Upaya pencegahan banjir pun terus dilakukan. Salah satunya dengan mengusulkan program pembangunan embung kepada pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia.

 

Jumat (15/3/2024) Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto bersama Kepala Bappedalitbang Umi Hanik Laila, danĀ  Kepala DPUPR Muhammad Zis serta beberapa Staf Ahli melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kantor Bappenas RI.

 

Disana Pj Bupati beserta jajarannya ditemui langsung oleh Direktur Sumber Daya Air Bappenas RI Mohammad Irfan Saleh.

 

Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto mengatakan kedatangannya ke kantor Bappenas RI bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait dengan penanganan banjir di Sampang.

“Alhamdulillah tadi kita ditemui langsung oleh Mohammad Irfan Saleh selaku Direktur Sumber Daya Air Bappenas RI. Kita sudah sampaikan soal penanganan banjir di Sampang, semoga bisa ada perhatian khusus dari pemerintah pusat,” katanya.

Ia mengatakan, bencana banjir yang melanda kabupaten Sampang disebabkan karena luapan sungai kali Kemuning. Ketika terjadi hujan deras khususnya di wilayah Pantura dan kondisi air laut pasang, maka dapat dipastikan air sungai meluap dan terjadilah banjir.

 

Luapan sungai kali Kemuning masuk ke permukiman warga dan merendam bangunan kantor pemerintah, sekolah, pasar, dan fasilitas umum lainnya.

 

“Saat hujan deras air kiriman dari wilayah Pantura seperti Kedungdung dan Robatal masuk ke sungai kali Kemuning dan menyebabkan debit air di sungai tinggi hingga meluber,” katanya.

 

Menurut dia, salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk bisa mengatasi permasalah banjir adalah dengan membangun embung atau waduk penampung air.

 

Pembangunan embung diharapkan bisa menjadi solusi konkret untuk pencegahan banjir. Selain itu, keberadaan embung bisa menjadi tempat penampung air yang nantinya bisa dimanfaatkan ketika musim kemarau.

 

“Kalau air sungai bisa ditampung otomatis debit air yang masuk ke kali Kamoning tidak banyak,” katanya.

 

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan setuju dan mendukung terobosan yang dilakukan Pj Bupati Sampang tersebut. Sebab selain berfungsi untuk mengendalikan banjir, air yang ditampung bisa dialirkan ke area persawahan milik warga.

“Saya sangat setuju dan mendukung terobosan yang dilakukan oleh Pj Bupati Sampang. Semoga program pembangunan embung yang diusulkan melalui Bappenas RI bisa terakomodir,” kata Alan Kaisan.

 

Menurut dia, pembangunan embung penting dilakukan agar banjir di Sampang bisa diminimalisir. Sebab, kalau hanya mengandalkan normalisasi sungai dan rumah pompa tidak maksimal.

 

Politisi partai Gerindra itu menyampaikan, gambaran tentang program pengendalian banjir agar bisa selaras dengan program penanggulangan kekeringan sering kali disampaikan dalam kegiatan rapat-rapat bersama dinas maupun di rapat paripurna DPRD.

Akan tetapi, selama ini Pemkab kurang greget alasannya karena proyek pembangunan embung membutuhkan anggaran besar.

 

“Di wilayah Robatal dan Kedungdung itu banyak lahan yang berada di titik cekungan. Tinggal bagaimana Pemkab mengajukan permohonan bantuan dana kepada Pemprov Jatim maupun pusat untuk pembangunan embung,” pungkas Alan.

 

Reporter : Zainal Abidin