KINERJA

Terkesan Ada Pembiaran, Halaman Puskesmas Kedungdung Dijadikan Tempat Praktek Parkir Liar

30
×

Terkesan Ada Pembiaran, Halaman Puskesmas Kedungdung Dijadikan Tempat Praktek Parkir Liar

Sebarkan artikel ini
Halaman Puskesmas Kedungdung dijadikan tempat parkir liar yang berlangsung lama.

petajatim.co, Sampang – Halaman Puskesmas Kedungdung Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang dijadikan tempat sebagai parkir liar. Ironisnya, kejadian tersebut terkesan dibiarkan karena telah berlangsung sekian lama tanpa ada penertiban dari pihak terkait.

Akibat tindakan tersebut membuat para pengunjung maupun keluarga pasien yang sedang berobat atau menjalani rawat inap di Puskesmas tersebut banyak yang mengeluhkan dengan adanya parkir liar itu.

Salah satunya disampaikan oleh AL yang biasa berkunjung ke Puskesmas Kedungdung menyampaikan, praktek parkir liar ini sudah berlangsung lama sehingga membuat pengunjung merasa tidak nyaman. Apalagi jika ada keluarga pasien yang hendak berkunjung tidak pernah kebagian tempat parkir sepeda motor, akhirnya terpaksa di parkir di pinggir jalan.

“Akibat penataan parkir yang semrawut tersebut membuat pengunjung yang hendak bezuk atau keluarga pasien yang sedang menjaga menjadi terganggu dan merasa tidak aman, karena takut sepeda motornya hilang, belum lagi memikirkan keluarganya yang tengah dirawat sehingga mereka merasa was-was,” ungkap AL yang enggan disebutkan indentitasnya, Senin (10/2/2020).

Lain lagi penuturan HM yang sengaja datang ke Puskesmas Kedungdung untuk bezuk keluarganya yang menjalani rawat inap. Ketika masuk areal parkir ternyata dia tidak diberi karcis parkir. Namun anehnya saat hendak keluar tiba-tiba penjaga meminta ongkos parkir tanpa memberikan karcis resmi.

“Sebenarnya kami kecewa dengan adanya praktik parkir liar yang dilakukan oknum tersebut, karena tidak memberikan karcis resmi ini membuktikan bahwa pihak Puskesmas tidak mengelola dengan benar untuk menambah pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) . Belum lagi jika ada kasus pencurian sepeda motor lalu siapa yang bertanggung jawab karena dikelola secara ilegal,” kecam HM.

Sementara itu Kepala Puskesmas Kedungdung, Zahruddin saat dikonfirmasi terkait adanya parkir liar itu mengatakan, setelah di tempatkan menjadi Kepala Puskesmas setempat tanggal 19 Januari kemarin, pihaknya sebenarnya telah mengagendakan untuk segera menyelesaikan permasalahan parkir liar tersebut.

‚ÄúTetapi karena ada problem prioritas yang harus secepatnya diselesaikan terlebih dahulu yakni menyangkut kinerja pelayanan publik dan disiplin pegawai. Sehingga masalah parkir liar itu akan kita upayakan dibahas bersama dengan lintas sektor nantinya,” jelas Zahruddin.

Selain itu, tambah Zahruddin, pihaknya akan mencari awal mulanya siapa yang melakukan praktik parkir liar di halaman Puskesmas. Karena ia sudah banyak menerima masukan dan keluhan dari masyarakat setempat tentang parkir liar itu.

“Lambat laun akan kita coba untuk menyelesaikan dan membenahi pengelolaan parkir ilegal yang meresahkan tamu dan keluarga pasien itu,” tukasnya. (tricahyo/her)