TNI - POLRI

2 Jalur Black Spot Jadi Titik Operasi Penindakan Sat Lantas Polres Sampang

152
×

2 Jalur Black Spot Jadi Titik Operasi Penindakan Sat Lantas Polres Sampang

Sebarkan artikel ini
Petugas Sat Lantas Polres Sampang saat menindak pengendara yang melanggar lalu lintas.

PETAJATIM.co, Sampang – Satuan Polisi Lalulintas (Sat Lantas) Polres Sampang menitikberatkan operasi penertiban dan penindakan kepada pemakai jalan di dua jalur black spot di wilayah Kecamatan Jrengik dan Kecamatan Camplong.

Menurut Kasat Lantas Polres Sampang AKP Ayib Rizal, kebanyakan terjadinya kecelakaan berada dijalur balck spot tersebut, sehingga dianggap perlu untuk dilakukan operasi stationer semua kendaraan dirazia dan operasi hunting.

“Kami mengevaluasi di bulan ini sangat tinggi angka kecelakaan hingga merengut korban jiwa. Sehingga kami galakkan operasi stationer dan tegas memberikan tilang kepada pengendara yang melanggar, agar dengan penindakan tegas bisa mengurangi angka kecelakaan,” terangnya.

Dari hasil evaluasi di dua bulan ini jumlah korban laka yang merengut jumlah korban jiwa mencapai 10 orang. Fakta ini menunjukkan angka laka sangat tinggi di Sampang, maka pihaknya mengambil langkah tegas dengan melakukan penindakan.

“Jadi teorinya bila penindakan sedikit, maka angka laka akan tinggi dan begitu juga sebalikya,” ungkapnya.

Titik berat pelaksanaan operasi ini dilaksanakan di 2 jalur black spot, yaitu jalur black spot Jrengik dan black spot Camplong.

“Dalam 2 hari ini kami melakukan operasi sebanyak 2 kali, pagi dan siang, bahkan malam hari. Selama mengelar operasi tersebut kami berhasil menjaring 200 pelanggar, ” terangnya kepada awak media Petajatim.co.

Disamping melakukan operasi stationer pihaknya juga melakukan operasi humanis dengan mengimbau pengendara mematuhi protokoler kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid -19 khususnya di Kabupaten Sampang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan waspada dalam berkendara, sebab jalan di wilayah Kabupaten Sampang bergelombang dan rentan kecelakaan, ” pungkasnya.

Penulis : Tricahyo
Editor : Heru