KINERJA

Jelang Arus Mudik Lebaran 2022, BBPJN Jatim-Bali Lakukan Perbaikan Jalan Nasional Madura

123
×

Jelang Arus Mudik Lebaran 2022, BBPJN Jatim-Bali Lakukan Perbaikan Jalan Nasional Madura

Sebarkan artikel ini
Pengendara motor melintas di jalan Tanjung Bumi-Pamekasan-Sumenep, Madura yang sedang diperbaiki.

PETAJATIM.co, Sampang – Jelang arus mudik Lebaran tahun 2022, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali mulai melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan nasional di Madura yang rusak. Salah satunya yaitu Jalan Tanjung Bumi-Pamekasan-Sumenep.

Pekerjaan perbaikan jalan itu ditemui di Desa Banyusokah, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Gorong-gorong di lokasi tersebut yang sebelumnya rusak dan ambles kini sudah diperbaiki.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Provinsi Jawa Timur (Bangkalan-Tanjung Bumi-Sotabar-Sumenep), Candra Hervin Subandriyo mengatakan, perbaikan gorong-gorong di Desa Banyusokah, Ketapang masuk dalam item paket pekerjaan perbaikan jalan. Perbaikan gorong-gorong dilakukan karena kondisinya ambles dan banyak retakan dibagian bawah.

“Tempolong gorong-gorong yang retak diganti dengan box culvet supaya lebih kuat. Ada sekitar 8 box culvet yang dikirim ke lokasi pengerjaan,” kata Candra melalui sambungan selulernya, Rabu (13/4/2022).

“Selain di Banyusokah perbaikan gorong-gorong juga dilakukan di kilometer 67 arah ke Kecamatan Banyuates,” imbuhnya.

Candra menyampaikan, BBPJN Jatim-Bali terus berupaya memperbaiki jalan secara maksimal agar para pengendara khususnya pemudik merasa nyaman dan aman saat melewati jalan nasional. Proses pengerjaan dikerjakan dari Kamal sampai Sumenep.

Jenis perbaikan yang dilakukan adalah patching atau membongkar aspal yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan berupa lubang atau bergelombang. Aspal tersebut diangkat dana kembali dilapisi dengan aspal baru.

Perbaikan jalan itu, kata dia, merupakan pekerjaan tahunan yang rutin dilaksanakan untuk menjaga kemantapan jalan dan memperbaiki kenyamanan bagi para pengguna jalan. Jajarannya yang bertugas di lapangan akan berusaha maksimal agar kondisi jalan yang rusak bisa selesai diperbaiki.

“Ini jalur mudik. Jenis perbaikan patching atau menggali yang lubang-lubang dan bergelombang kira kupas. Terus kita timbun lagi hingga baik. Agar pemudik lebih aman dan nyaman, dan tidak ada kecelakaan,” katanya.

Candra mengatakan, perbaikan di Jalur Pantura ini sudah dimulai sejak Awal April. Dia menargetkan seluruh aspal yang berlubang di jalur mudik Pantura selesai diperbaiki pada H-15 Lebaran.

“Sesuai dengan instruksi dari Kementerian PUPR pekerjaan perbaikan jalan nasional harus rampung pada H-15 menjelang Idul Fitri,” pungkasnya.

Penulis : Zainal Abidin
Editor : Heru