UKM

Nelayan Di Sampang Bisa Ajukan Bantuan Dana Bergulir, Begini Caranya

62
×

Nelayan Di Sampang Bisa Ajukan Bantuan Dana Bergulir, Begini Caranya

Sebarkan artikel ini
Nelayan sedang mencari ikan di perairan laut Kecamatan Camplong

petajatim.co, Sampang – Kabar gembira bagi para nelayan yang kesulitan dalam mengembangkan usahanya karena terbentur permodalan. Kini dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan dana bergulir yang diprogramkan setiap tahun oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang.

Sebagaimana disampaikan Kabid Pengembangan Usaha Koperasi dan Usaha Mikro Diskumnaker Sampang, Madaningsih kepada petajatim.co, Sabtu (4/4/2020).

Ia mengatakan, dana bergulir merupakan dana yang disiapkan pemerintah untuk memperkuat permodalan pelaku koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Semua pelaku UMKM di Kota Bahari yang membutuhkan bantuan modal usaha bisa mengajukan dana bergulir, termasuk usaha nelayan atau perikanan.

“Usaha nelayan masuk dalam kategori UMKM. Jadi, mereka bisa mengajukan permohonan dana itu dengan catatan semua persyaratan lengkap,” jelas Madaningsih.

Pada dasarnya, dana itu diharapkan bisa mengembangkan usaha yang dijalankan masyarakat, termasuk usaha nelayan. Pelaku UMKM yang mau mengajukan permohonan bantuan dana bergulir harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Anatar lain, surat izin usaha perdagangan (SIUP), mempunyai produk unggulan, manajemen pengelolaan, dan memberikan jaminan atas nama pemohon.

“Setiap pelaku UMKM hanya bisa mengajukan pinjaman maksimal Rp 150 juta, Pencarian dan dilakukan di bank,” katanya.

Selama ini penyaluran dan bergulir lebih ditekankan pada UMKM yang bergerak di sektor riil. Misalnya, koperasi, pertanian, peternakan, dan semacamnya. Tujuannya untuk mempermudah dinas melakukan evaluasi dan penilaian terhadap manajemen pengelolaan usaha serta penghasilan.

Sementara usaha nelayan cukup sulit untuk didata. Sebab, tidak semua nelayan memiliki catatan terkait penghasilan. Padahal, catatan itu menjadi tolok ukur penentuan besaran dana yang didapat dan dibayar oleh pemohon.

“Kami tidak pernah membeda-bedakan jenis usaha yang bisa mendapatkan bantuan dana bergulir, terpenting pemohon bisa memenuhi prosedur pengajuan dana,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada nelayan agar bergabung ke kelompok atau koperasi nelayan. Menurut dia, koperasi nelayan mempunyai kesempatan besar untuk mengikuti program dana bergulir. Sebab, di koperasi ada kas, aset, dan manajemen pengelolaan usaha.

“Nelayan bisa mengajukan permohonan bantuan dana bergulir. Tapi yang perlu diperhatikan oleh pemohon ialah komitmen atau kesiapan nasabah untuk membayar angsuran hingga lunas,” pungkasnya. (nal/her)