POLITIKREGIONAL

Pro-kontra Evaluasi Kinerja Pj Kepala Desa, Begini kata Aktivis Senior Sampang

245
×

Pro-kontra Evaluasi Kinerja Pj Kepala Desa, Begini kata Aktivis Senior Sampang

Sebarkan artikel ini
Aktivis senior kabupaten Sampang, Syamsuddin.

PETAJATIM.CO || Sampang – Aktivis senior kabupaten Sampang, Syamsuddin menanggapi adanya pro-kontra terkait pelaksanaan proses evaluasi kinerja Penjabat Kepala Desa (PJ Kades) di delapan kecamatan di Sampang.

 

Syamsuddin mengatakan, desa yang dijabat penjabat (Pj) kepala desa di Sampang jumlahnya cukup banyak. Dari 180 desa 143 diantaranya dijabat Pj. Dan selama dipimpin Pj, belum ada desa yang terlihat maju dan berkembang baik dari segi pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat.

 

Ia menilai, selama ini Pj Kades belum bisa memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan pembangunan di desa. Bisa dilihat hampir semua desa yang dipimpin Pj tidak ada perubahan yang signifikan. Paling bagus hanya membangun jalan dan plengsengan, tidak ada program inovasi yang berdampak terhadap peningkatkan kesejahteraan desa.

 

“Kalau ada kontribusi, inovasi dan keberhasilan Pj Kades dalam pembangunan infrastruktur desa ataupun program-program lain yang dicover melalui dana desa (DD) dan anggaran dana desa (ADD) atau dari anggaran lain di desa. Silahkan tunjukkan 1 saja dan mari kita urai apakah itu betul-betul bermanfaat bagi masyarakat,” kata Syamsuddin, Rabu 15 Mei 2024.

 

Mantan Anggota DPRD Sampang itu menyebut, jika jabatan Pj Kepala desa bukanlah warisan dari nenek moyang. Sehingga wajar dan harus bisa legowo jika dievaluasi dan diganti.

 

Evaluasi kinerja Pj Kades harus dilakukan sebanyak satu kali selama enam bulan. Sebagaimana tercantum dalam Peraturan Bupati (Perbup) pasal 72. Sehingga tidak etis kalau kebajikan yang sudah lama ada itu dikaitkan dengan kepentingan politik tertentu.

 

“Saya pribadi termasuk orang yang tidak setuju jika evaluasi kinerja Pj Kades ini dianggap bermuatan politik. Karena menurut saya penundaan Pilkades dan penunjukan Pj Kades yang justru sangat kental dengan kepentingan politik,” ujar Syamsuddin.

 

Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi Kinerja Pj Kades Kabupaten Sampang Sudarmanta menyampaikan, proses evaluasi Pj Kades dilakukan sejak April. Total ada sembilan Pj Kades yang menjalani proses evaluasi.

 

“Sembilan Pj Kades yang dievaluasi yaitu Pj Kades Pengereman, Komis, Disanah, Gulbung, Panyirangan, Poreh, Dharma Tanjung, Tamberu Barat dan Mlakah,” terang Sudarmanta.

 

Reporter : Zainal Abidin